SATUAN NARKOBA POLRES SAMBAS CIDUK PENGEDAR SABU YANG BEROPERASI DIWILAYAH KOTA SAMBAS

SATUAN NARKOBA POLRES SAMBAS CIDUK PENGEDAR SABU YANG BEROPERASI DIWILAYAH KOTA SAMBAS

Tribratanews.polri.go.id. Polda Kalbar Polres Sambas. Pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019 sekitar pukul 00.15 wib di tepi Jalan Safiudin Gg. Datuk Bendahara Dusun Sukamantri Rt 11 Rw 001 Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas telah dilakukan penangkapan terhadap Sdr. T S yang mana menurut laporan masyarakat
T S sering mengedarkan narkotika jenis shabu di daerah Kota Sambas Kabupaten Sambas, Selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan penyelidikan dengan cara melakukan pembuntutan terhadap
T S dan pada saat tersangka
T S sampai di tepi Jalan Safiudin Gang Datuk Bendahara Dusun Sukamantri Rt 11 Rw 001 Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas petugas kepolisian yang melakukan pembuntutan melihat Sdr.
T S membuang satu buah kantong plastik berwarna hitam kemudian petugas kepolisian langsung melakukan pengeledahan terhadap satu buah kantong plastik berwarna hitam yang dibuang oleh Sdr.
T S dengan disaksikan oleh saksi yang bernama TRI HARYANTO dan U.DEDY SALAM ditemukan barang bukti berupa satu buah kantong plastik berwarna hitam yang berisikan dua plastik transparan yang berisikan butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu, dua paket plastik klip transparan masing-masing berisikan lima butir tablet yang diduga narkotika jenis extasi berwarna merah muda, kemudian petugas kepolisian melakukan pengelehan badan terhadap Sdr.
T S ditemukan barang bukti berupa : satu unit Handphone merk NOKIA model TA-1017 berwarna hitam, satu unit Handphone merk XIAOMI berwarna hitam, satu unit sepeda motor merk HONDA VARIO 125 cc dengan Nomor polisi KB 6533 TC berwarna hitam kombinasi hijau. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polres Sambas untuk pemeriksaan lebih lanjut, adapun pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka adalah Penyalahgunaan Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 Ayat (2) dan atau Pasal 114 Ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis. : R. Gea
Editor. : DIAN RAHMAWATI

“POLRES SAMBAS SIKAT BANDAR NARKOBA JARINGAN INDONESIA – MALAYSIA”

“POLRES SAMBAS SIKAT BANDAR NARKOBA JARINGAN INDONESIA – MALAYSIA”

Tribratanews.polri.go.id. Polda Kalbar Polres Sambas. Komitmen Polres Sambas untuk menumpas habis Narkoba di Kabupaten Sambas bukan isapan jempol belaka, ini dibuktikan lagi dengan tertangkapnya bandar narkoba yang biasa beroperasi di wilayah Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas dengan Barang Bukti yang cukup banyak.
Pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019 sekitar pukul 04.15 wib di tepi Jalan M.Hambal Rt 01 Rw 03 Desa Pemangkat Kota Kec. Pemangkat Kabupaten Sambas telah dilakukan penangkapan terhadap Seorang perempuan bernama J Als ALONG yang mana menurut laporan masyarakat sekitar bahwa
J Als ALONG merupakan pengedar narkoba jaringan Indonesia-malaysia. Selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan penyelidikan terhadap Sdri.
J Als ALONG dengan cara pembuntutan yang mana diketahui Sdri.
J Als ALONG yang sering ke Malaysia saat ini sedang berada di Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas. Kemudian Petugas Kepolisian melakukan penangkapan terhadap Sdri.
J Als ALONG di Tepi Jalan M. Hambal Rt 01 Rw 03 Desa Pemangkat Kota Kec. Pemangkat Kabupaten Sambas dan dilakukan penggeledahan badan terhadap tersangka di temukan satu Paket plastik transparan yang berisikan Kristal berwarna putih yang di duga narkotika jenis shabu di saku depan sebelah kanan celana training panjang yang digunakan tersangka dan satu Unit Handphone merk SAMSUNG Model SM-G532G/DS warna abu-abu. Selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan penggeledahan rumah
J Als ALONG yang berlokasi di Desa Prapakan Pemangkat dan di temukan satu Buah pipa paralon berwarna abu-abu yang berisikan tigabelas Paket plastik transparan yang berisikan Kristal berwarna putih yang di duga narkotika jenis shabu, dua Paket plastik klip yang berisikan masing-masing lima puluh Butir tablet berwarna merah muda yang diduga Narkotika jenis ektasi, satu Buah kantong plastik berwarna hitam yang berisikan satu Paket plastik transparan yang berisikan Kristal berwarna putih yang di duga narkotika jenis shabu, satu Buah timbangan Digital Merk CAMRY warna hitam, satu Unit Sepeda Motor Merk HONDA BEAT STREET dengan Nopol KB 6991 TE warna hitam, satu Helai Celana Training Panjang Merk XXX warna abu-abu. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polres Sambas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka adalah Penyalahgunaan Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 Ayat (2) dan atau Pasal 114 Ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis. : R. Gea
Editor. : DIAN RAHMAWATI

“ACARA FOCUS GROUP DISCUSSION POLRES SAMBAS UNTUK CIPTAKAN PEMILU YANG AMAN”

“ACARA FOCUS GROUP DISCUSSION POLRES SAMBAS UNTUK CIPTAKAN PEMILU YANG AMAN”



Sambutan Kapolres Sambas AKBP permadi SP S.I.K, MH menyampaikan tentang laporan situasi kamtibmas di Wilayah Kabupaten Sambas yang dinilai cukup aman, kasus menonjol saat ini adalah Cabul dan Narkoba.

Tribratanews.polri.go.id. Polda Kalbar Polres Sambas.
Pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019 dari pukul 09.00 s/d 12.00 wib bertempat di Gedung Dhira Wijaya Polres Sambas telah berlangsung acara Focus Group Discussion (FGD) dengan thema “FGD Dalam Rangka Terciptanya Pemilu yang aman, damai dan sejuk tanpa adanya Hujatan Kebencian, Berita Bohong dan tidak terjadi Money Politik di Kabupaten Sambas”
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sambas Hj. Hairiah, SH. MH, Kapolres Sambas AKBP Permadi SP, S.I.K, MH, Beserta unsur Forkopimda lainnya, Dan Yon 645 Sambas, Ketua KPU sambas, Ketua BAWASLU Sambas, SKPD Kab. Sambas, Pimpinan Partai Peserta Pemilu Kabupaten Sambas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa (BEM Poltek Sambas), Pju Polres Sambas dan Kapolsek jajaran Polres Sambas serta undangan lainnya.
Acara diawali dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan pembacaan doa.
Sambutan Kapolres Sambas AKBP permadi SP S.I.K, MH menyampaikan tentang laporan situasi kamtibmas di Wilayah Kabupaten Sambas yang dinilai cukup aman, kasus menonjol saat ini adalah Cabul dan Narkoba. kepada peserta pemilu dihimbau untuk jaga Persatuan dan Kesatuan karena Wilayah Sambas memiliki jumlah pemilih yang besar di Kalbar.
Sambutan Wakil Bupati Sambas Hj. Hairiah, SH, MH menyampaikan selama proses perjalanan rangkaian Pemilu di Kab. Sambas sudah banyak hal yang dikerjakan Pemerintahan Daerah Sambas diantaranya menjain koordinasi dengan KPU dan BAWASLU serta unsur Forkopimda lainnya untuk ciptakan Pemilu yang aman dan damai di wilayah Kabupaten Sambas, kerjasama antar Sat Pol PP dan Bawaslu sangat baik dalam penertiban Baliho dan Alat Peraga Kampanye (APK). pada kesempatan ini juga Wabup menghimbau kepada ASN dan KADES agar menjaga netralitas dan tidak terlibat Politik Praktis serta mengajak seluruh lapisan masyarakat Sambas untuk Kampanye anti Hoax atau dalam bahasa daerah Sambas disebut Anti Bulak.
Acara juga menghadirkan Ketua KPU Sambas yang menyampaikan paparan tentang kesiapan KPU Sambas dalam menghadapi Pilpres dan Pileg mendatang.
Sambutan Ketua BAWASLU Sambas juga menyampaikan tentang Laporan kinerja Bawaslu Sambas selama Pentahapan Pemilu berlangsung di Wilayah Kabupaten Sambas.
Dalam Penyampaian materi tentang Hoax oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sambas, dijelaskan tentang arti Hoax adalah Informasi yang sesungguhnya tidak benar tetapi seolah olah benar ketika disampaikan.
Acara juga diisi oleh Kabag Ops Polres Sambas Kompol Ayin Nurrohman yang menyampaikan materi tentang situasi Keamanan selama Pentahapan Pemilu dan masa Kampanye di Wilayah hukum Polres Sambas serta rencana Pelaksanaan tugas Pengamanan kedepan untuk menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk.
Acara diakhiri dengan Pembacaan Deklarasi Damai oleh Seluruh Peserta yang hadir.

” LAGI,  SATUAN NARKOBA POLRES SAMBAS CIDUK BANDAR SABU YANG BIASA BEROPERASI DIWILAYAH SAMBAS “

” LAGI, SATUAN NARKOBA POLRES SAMBAS CIDUK BANDAR SABU YANG BIASA BEROPERASI DIWILAYAH SAMBAS “

HUMAS POLRES SAMBAS – Polda Kalbar Polres Sambas.
Pada hari Selasa tanggal 5 Maret 2019 sekitar pukul 21.00 wib di sebuah warung rumah yang beralamat di Jl.Istana No.09 Dusun Sukamantri Rt.09 Rw.03 Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas telah dilakukan penangkapan terhadap Sdr.Y Y dan Sdr.BB , yang mana menurut laporan masyarakat bahwa Sdr.Y Y dan Sdr.BB sering mengedarkan narkotika jenis shabu di daerah Kec.Sambas Kab.Sambas. Selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan penyelidikan dengan cara melakukan pembelian terselubung kepada Sdr.Y Y , dengan dibantun Informan dan disepakati tempat transaksi dilakukan di sebuah warung rumah yang beralamat di Jl.Istana No.09 Dsn.Sukamantri Rt.09 Rw.03 Ds.Dalam Kaum Kec.Sambas Kab.Sambas. Petugas Kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap Sdr.Y Y dan Sdr.BB yang kemudian mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) paket klip plastik transparan yang berisikan butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu yang terbungkus plastic klip, 1 (satu) paket klip plastik transparan yang berisikan butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu yang terbungkus plastic klip, 1 (satu) buah timbangan digital merk POCKET SCALE warna hitam, 1 (satu) buah alat hisap shabu, 1 (satu) buah aluminium foil, 1 (satu) buah korek api gas warna kuning, 1 (satu) buah dompet warna putih yang didalamnya berisikan : 22 (dua puluh dua) lembar plastic klip transparan, 2 (dua) buah korek api gas, 3 (tiga) buah pipet runcing warna putih, 2 (dua) buah jarum dari aluminium foil, 1 (satu) buah handphone lipat merk SAMSUNG warna hitam, 1 (satu) buah Handphone android merk SAMSUNG warna hitam, 1 (satu) buah handphone merk SAMSUNG DUOS warna hitam. Kemudian petugas Kepolisian melakukan penggeledahan rumah dan mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah alat hisap shabu yang berada di celana warna hitam, 1 (satu) buah dompet warna hitam merk BAELLERRY warna hitam yang didalamnya berisikan uang tunai sebesar Rp.6.700.000,- (enam juta tujuh ratus ribu rupiah) dan Rp.2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah), 1 (satu) buah handphone merk EVERCROSS warna hitam. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polres Sambas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Tindak Pidana yang dipersangkakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 Ayat (1) dan atau Pasal 114 Ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis. : R. GEA
Editor. : DIAN RAHMAWATI

Kehadiran kami adalah untuk melindungi, mengayomi dan melayani

Kehadiran kami adalah untuk melindungi, mengayomi dan melayani


Sebagai lini terdepan dalam pemeliharaan Kamtibmaa, Polsek selalu berupaya untuk senantiasa hadir di tengah aspek kehidupan masyarakat. Upaya-upaya preemtif dan preventif terus ditingkatkan di lingkungan masyatakat, baik itu aspek sosial politik, sosial ekonomi maupun sosial budaya. Dalam aspek sosial politik sebagai contoh upaya preemtif yang dilaksanakan adalah dengam melakukan penggalangan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh politik atau masyarakat pada umumnya, agar mereka dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai, sejuk dan kondusif. Sedangkan contoh upaya preventif adalah dengan dilaksanakannya pengamanan setiap kegiatan kampanye yang diselenggarakan di wilayah hukum Polsek Selakau.
Dalam aktivitas sosial lainnya yang dilaksanakan oleh masyarakat (aspek sosial ekonomi dan sosial budaya) juga tetap menjadi skala prioritas dalam pengamanannya. Polsek Selakau selalu hadir dalam kegiatan-kegiatan masyarakat yang merupakan Ambang Gangguan. Patroli dan pengamanan dilaksanakan pada tempat-tempat aktivitas ekonomi seperti pasar, serta tempat-tempat aktivitas sosial budaya seperti sekolah-sekolah atau di rumah warga yang menyelenggarakan pesta pernikahan dengan hiburan band.
Setiap malam minggu Polsek Selakau menugaskan 1/3 kekuatan, untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pengamanan di tempat-tempat yang diduga mengandung potensi kerawanan, baik itu pencurian, penganiayaan/perkelahian dan/atau tidak pidana lain pada umumnya. Khusus terhadap terjadinya kasus perkelahian, menjadi atensi antisipasi oleh Polsek Selakau. Perselisihan yang awalnya antar individu jika tidak diantisipasi secara cepat dan tepat, tidak tertutup kemungkinan akan menjadi pemicu terhadap terjadinya konflik antar kelompok. Dalam penanganan kasus-kasus penganiayaan/perkelahian Polsek Selakau selalu melibatkan tokoh masyarakat/agama/pemuda guna mencegah terjadinya gejolak sosial di kemudian hari.